Dive Into the Future: Saat Pelajar Bertemu Dunia Teknologi di Indocomtech 2025

Dive Into the Future: Saat Pelajar Bertemu Dunia Teknologi di Indocomtech 2025


 Ruangan penuh dengan layar-layar bercahaya, suara mesin, dan orang-orang yang sibuk mencoba berbagai teknologi terbaru. Itulah suasana yang pertama kali saya lihat ketika melangkah ke pameran Indocomtech 2025 dengan tema “Smart Technology for the New Era.

Indocomtech 2025 merupakan destinasi utama bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung masa depan teknologi Indonesia. Pameran Indocomtech ke-31 ini berlangsung dari tanggal 23-26 Oktober 2025 dan diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan yang merupakan pusat konvensi dan pameran terbesar di Indonesia. Diselenggarakan oleh Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) dan didukung oleh NVIDIA Indonesia sebagai AI Technology Partner, pameran Indocomtech 2025 bertujuan untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui pameran, edukasi, dan kolaborasi komunitas teknologi. 

Setiap sudut pameran Indocomtech penuh dengan warna-warni inovasi baru seperti teknologi 3D berbasis VR (Virtual Reality) dari BRIN (Badan Riset dan Informasi Nasional) tentang kewaspadaan terhadap tsunami, stand-stand perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI), gaming dengan chipset khusus AI, hingga ekosistem smart home dan Internet of Things (IoT). Selain itu, pameran Indocomtech juga memastikan  pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyeluruh seperti, product launching, tech talk show, e-sport competition, hingga entertainment. Sehingga, pameran Indocomtech dapat menjadi wadah pertemuan antara pelaku industri, komunitas teknologi, hingga penggemar gadget dari seluruh Indonesia.


VR Simulasi Tsunami Oleh BRIN
Menurut saya, inovasi teknologi yang paling menarik adalah simulasi tsunami cilacap berbasis VR 3D oleh BRIN. VR ini memberikan simulasi kejadian tsunami cilacap tahun 2006 yang nantinya menyebar ke pangandaran. Tujuan dan harapan dari gadget teknologi ini yaitu agar wisatawan dan penghuni setempat dapat lebih waspada dengan adanya tanda-tanda tsunami, serta mengetahui cara evakuasi dan tempat berlindung sementara. Petugas BRIN juga mengungkapkan bahwa mereka berharap dengan adanya gadget ini pemerintah bisa meningkatkan instalasi bencana alam yang ada di sekitar lokasi-lokasi rawan bencana alam tsunami.


    Simulasi gadget ini diaplikasikan menggunakan teknologi VR 3D dengan konten yang sudah disiapkan oleh BRIN. Saat simulasi dimulai lokasi yang akan pertama kali kamu lihat adalah kondisi pantai sebelum terjadi tsunami. Saat countdown 60  detik dimulai itu artinya simulasi sudah dimulai dan kamu akan diberikan arahan untuk pergi ke area pengungsian sementara dengan cara mengikuti tanda panah yang akan membawamu ke tempat pengungsian tersebut. Jika tiba-tiba kamu tidak bisa melihat apa-apa karena konten yang sedang ditayangkan di VR hitam atau gelap itu artinya kamu sudah tenggelam dan terbawa arus tsunami. Ini menunjukkan secepat apa tsunami bisa menyebar dan mengancam keamanan masyarakat. Selama simulasi petugas akan terus mendampingi pengguna sampai simulasi selesai untuk memberikan arahan-arahan dan berjaga jika ada beberapa hambatan saat simulasi. 



Dari berbagai inovasi yang dipamerkan, saya melihat bahwa teknologi kini tidak hanya berfokus kepada kecanggihan, tetapi juga pada bagaimana membuat hidup manusia lebih mudah dan nyaman. Semua produk itu menunjukkan satu hal yang sama, yaitu: teknologi sedang bergerak menuju era yang lebih cerdas dan efisien. Sebagai pelajar yang tumbuh di tengah perubahan ini, saya merasa pameran seperti Indocomtech bukan hanya tempat melihat gadget baru, tetapi juga tempat belajar bagaimana masa depan sedang diciptakan di depan mata kita.


Highlights of
Indocomtech 2025

Selain menampilkan berbagai inovasi dan produk teknologi terbaru, Indocomtech 2025 juga menghadirkan berbagai program unggulan atau highlights program yang menarik perhatian pengunjung seperti auction, Olimpiade TIK Nasional (OTN), robot dan cosplay competition, e-sport tournament, serta student days. Tahun ini juga hadir beberapa program baru seperti community meet-up sebagai ruang kolaborasi komunitas teknologi bagi para tech enthusiast, kreator, dan gamer, game arcade yang menggabungkan nostalgia dan modernitas dunia gim dengan berbagai game klasik yang memiliki konsep immersive dan kompetitif, serta overclocking challenge bagi penggemar hardware yang ingin menguji batas performa perangkat mereka. 

Setiap program punya daya tariknya sendiri seperti area e-sport selalu dipenuhi sorakan penonton. Sementara peserta cosplay, tampil percaya diri menampilkan karakter masing-masing yang mereka tiru. Selain itu, Indocomtech 2025 juga meningkatkan daya tariknya dengan kehadiran Robot Competition yang menampilkan karya inovatif anak bangsa di bidang robotika.

Melalui berbagai kegiatan ini, Indocomtech tidak hanya memperkenalkan teknologi terbaru, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi bisa menyatu dengan kreativitas, edukasi, dan hiburan di era digital. Bagi pelajar seperti saya, program seperti Student Days dan Olimpiade TIK Nasional (OTN) terasa paling inspiratif, karena menunjukkan bahwa generasi muda juga punya peran penting dalam membangun “Technology for New Era.

Sejarah Indocomtech
Hadirnya pameran Indocomtech tidak serta merta muncul begitu saja. Pameran ini sudah menjadi bagian dari sejarah teknologi yang terus berkembang. Pameran Indocomtech pertama kali diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) pada 14–22 November 1992 di arena PRJ Jakarta sebagai pameran komputer dan teknologi informasi terbesar berskala nasional. Setahun kemudian, pada 1993, APKOMINDO bekerja sama dengan PR INKE MARIS untuk mengelola acara tersebut. Mulai tahun 1994, penyelenggaraannya dilakukan oleh Dyandra Promosindo bersama APKOMINDO di Jakarta Convention Center, Senayan, dan kerja sama ini berlangsung hingga 2006. Sejak 2007, pengelolaan Indocomtech dialihkan kepada APKOMINDO Indonesia Foundation (Yayasan APKOMINDO). Kemudian, sejak 2014, penyelenggaraannya dilakukan oleh PT Amara Pameran International (API) bekerja sama dengan APKOMINDO Indonesia Foundation, dan terus berkembang menjadi salah satu pameran teknologi terbesar di Indonesia hingga saat ini.

Sejarah panjang itulah yang membuat saya menyadari bahwa pameran ini menjadi penting untuk terus diadakan. Apalagi, sebagai generasi muda kami juga dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan pameran ini. Generasi muda sekarang memiliki bantuan dari AI (Artificial Intelligence) untuk membantu segala tugas atau kesulitan yang pelajar hadapi. Akan tetapi, kita tidak boleh selalu bergantung dengan AI, kita harus memiliki tanggung jawab saat menggunakan AI ini. Gunakan AI sebagai sarana bantuan, jangan gunakan AI untuk melakukan semua tugasmu. Kita harus meningkatkan literasi digital agar tidak terjebak pada berita hoaks. Perkembangan teknologi seperti AI boleh saja digunakan untuk membantu mengerjakan tugas kita, tetapi kita tidak boleh terlalu bergantung kepadanya. Lagi pula, siapa yang akan memimpin bangsa ini? Generasi muda atau AI? 


Teknologi dan Pelajar
Perkembangan teknologi yang ada di pameran Indocomtech 2025 terasa sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Di era digital sekarang, teknologi bukan hanya alat bantu belajar, tetapi juga sarana kreativitas dan inovasi. Banyak booth pameran yang menampilkan teknologi gadget edukasi dan inspiratif dengan tujuan untuk memudahkan aktivitas manusia sehari-hari.  Melihat semua itu, saya menyadari bahwa masa depan pendidikan akan semakin fleksibel dan terbuka, tidak lagi terbatas oleh metode konvensional.

Namun, perkembangan teknologi tidak hanya menuntut pelajar untuk sekadar menjadi pengguna, tetapi juga pencipta dan pengembang ide atau inovasi baru. Melalui program seperti, Olimpiade TIK Nasional (OTN) 2025, saya melihat banyak pelajar yang berani menunjukkan karya serta prestasinya masing-masing melalui teknologi. Pameran Indocomtech ini memberi pesan kuat yaitu generasi muda memiliki peran penting dalam membentuk inovasi-inovasi teknologi baru di masa depan, era dimana kreativitas, literasi digital, dan rasa ingin tahu menjadi kunci untuk menciptakan masa depan bangsa yang lebih cerdas dan berdaya saing global. 

Sebelumnya, saya selalu berpikir teknologi hanyalah tentang gawai baru dan aplikasi canggih. Akan tetapi, setelah melihat langsung pameran Indocomtech 2025, saya sadar bahwa teknologi sebenarnya sedang membentuk cara baru manusia berpikir, bekerja, dan berinteraksi. Di balik setiap inovasi yang dipamerkan, tersimpan pesan besar tentang perubahan zaman. Inilah yang disebut “Technology for New Era”, bukan sekedar kemajuan alat, tetapi transformasi cara hidup.

Setelah mengunjungi pameran Indocomtech 2025, saya merasa optimis dengan perkembangan teknologi Indonesia. Pameran seperti Indocomtech tidak hanya menjadi ajang untuk mempamerkan inovosi-inovasi terkini, tetapi juga tempat ide, inovasi, dan kolaborasi bertemu. Harapan saya di masa depan, semakin banyak pelajar yang ikut berpartisipasi di ajang ini. Agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi global nantinya. 

#OTN2025 #OTNTIK72025 #NULISBLOGOTN7 #lndocomtech2025 #PJ_BLOG @Endang_WSR @OmJay_masterBlog

 


DAFTAR PUSTAKA


https://indocomtech.net/

https://visualindonesia.com/2015/10/jalan-panjang-23-tahun-indocomtech/

https://venuemagz.com/event/indocomtech-2025-hadir-di-ice-bsd-the-biggest-consumer-technology-expo-in-indonesia


https://onesmile.digital/news/3803


https://beritakota.id/festival-teknologi-indocomtech-2025-resmi-dibuka/











Comments

  1. Informasinya menarik sekali, jadi pengen ikut Indocomtech biar nyobain VR simulasi tsunami jugaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasihh kak, betul banget pameran Indocomtech ini sangat menarik

      Delete
  2. Penasaran banget sama VR untuk simulasi tsunami, keliatannya pameran indocomtech 2025 ini sangat seruu dan juga menarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. VRnya seru banget, ibarat main game aja tapi edukatif untuk kewaspadaan bencana alam tsunami

      Delete
  3. Banyak banget event2 di pameran ini paling penasaran sama arena e-sport si, mau liat orang main ml

    ReplyDelete
  4. Gak kebayang seseru apa kalau bisa liat langsung pamerannya ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti seruu banget, booth nya juga banyak aku jadi gak sempet cek dan lihat-lihat boothnya satu persatu

      Delete
  5. setuju, sekarang rasanya AI ini bukan alat bantu tapi alat untuk kerjain semua tugas kita malahan, mangkanya penting banget untuk digunakan secara bijak

    ReplyDelete
  6. Kadang masih suka kebablasan malahan pake AI untuk selesaiin semua tugas bukan sebagai alat bantu, blog ini ingetin aku lagi tujuan adanya perkembangan teknologi itu apa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kedepannya blog ini bisa lebih bermanfaat lagii

      Delete
  7. Baguss, tulisannya sangat menarik dan bermanfaat, semangat teruss

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Technology for New Era: Dari Dompet ke Digital Wallet, Transformasi Gaya Hidup dengan E-wallet

Belajar Coding dan Kecerdasan Buatan (AI)