Rangkuman INFTK Bab 1

 

               Rangkuman INFTK  Jaringan Komputer dan Internet


A. JARINGAN LOKAL INTERNET
1. APA ITU JARINGAN LOKAL INTERNET?
Jaringan lokal internet atau sering disebut dengan LAN (Local Area Network), adalah jarring komputer yang menghubungkan berbagai perangkat digital dalam area geografis yang terbatas. Jaringan ini memungkinkan berbagai informasi, sumber daya, dan koneksi internet di antara perangkat yang terhubung. Biasanya menggunakan teknologi kabel atau nirkabel, jaringann ini juga bisa memungkinkan pengguna terhubung ke sumber daya bersama serta mengakses internet dengan mudah.

2.KOMPONEN UTAMA DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

a. KABEL JARINGAN                                                                                                                                                  merupakan komponen utama dalam jaringan lokal internet. Digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam suatu area lokal.

b. ROUTER
Berfungsi sebagai penghubung antara jaringan lokal dengan jaringan luas (WAN). Router mengatur arus data di dalam jaringan lokal internet.

c. SWITCH
Digunakan untuk mengalihkan arus data antara perangkat yang terhubung ke jaringan lokal dan membantu mengoptimalkan komunikasi data antar perangkat lokal.

d. ACCESS POINT WLAN
Memungkinkan perangkat nirkabel terhubung ke jaringan lokal internet sehingga memperluas cakupan jaringan di area tertentu.

 

3. MANFAAT JARINGAN LOKAL INTERNET

a. MEMUDAHKAN KOLABORASI
Memungkinkan berbagai perangkat di Lokasi yang sama terhubung satu sama lain, ini memudahkan kolaborasi antar perorangan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

b. OPTIMASI SUMBER DAYA
Perangkat seperti printer, scanner, dan server dapat digunakan secara bersamaan.

c. KEAMANAN DATA
Memungkinkan pengaturan keamanan data yang cermat.

d. SKALABILITAS
Organisasi dapat dengan mudah menambahkan perangkat baru ke dalam jaringan tanpa menggangu konektivitas dan performa jaringan yang ada, menambahkan fleksibilitas dan kemudahan mengembangkan infrastruktur Perusahaan.

 

4. JENIS-JENIS JARINGAN LOKAL

a. LAN (LOCAL AREA NETWORK)
menghubungkan perangkat di area geografis yang relatif kecil, seperti kantor, sekolah, atau Gedung apartemen.

b. MAN (METROPOLITAN AREA NETWORK)
Mencakup area yang lebih luas dari LAN dan biasanya digunakan untuk menghubungkan beberapa area geografis yang lebih luas di dalam kota yang sama.

c. WAN (Wide Area Network)
Jaringan Luas adalah jaringan yang mencakup area geografis yang besar, bisa mencakup sampai wilayah Internasional. WAN menghubungkan jaringan di berbagai Lokasi yang terpisah, sering menggunakan teknologi kabel serat optic dan satelit.

 

5. TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN DALAM JARINGAN LOKALM INTERNET

Perangkat Keras: Switch, router, kabel (twisted pair, fiber optic, coaxial cable).

Perangkat Lunak: Sistem operasi jaringan, protokol komunikasi, software keamanan.

Teknologi Modern: Wi-Fi untuk koneksi tanpa kabel.

 

6. KEAMANAN DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

Tujuan: Mencegah akses ilegal atau serangan cyber.

Aspek Penting:

Enkripsi data

Firewall & antivirus

Manajemen akses pengguna

Pelatihan keamanan bagi pengguna

Prinsip: Keamanan harus berkelanjutan dan berkembang mengikuti ancaman baru.

 

a. Topologi Bus

Ciri: Kabel pusat tunggal, semua perangkat terhubung di sepanjang kabel.

Kelebihan: Murah, sederhana, cocok untuk 5–7 komputer.

Kekurangan: Sulit deteksi kerusakan kabel, jika satu node rusak bisa ganggu semua.

b. Topologi Token Ring

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data dikirim menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, mudah lacak kesalahan, performa baik untuk data besar.

Kekurangan: Peka terhadap gangguan di satu titik, kaku dalam pengembangan, tergantung jumlah node.

c. Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke server/HUB.

d. Topologi Pohon

Ciri: Gabungan topologi bintang dan bus.

e. Topologi Jala/Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung, komunikasi menggunakan jalur khusus (dedicated link).

 

 

7. TOPOLOGI JARINGAN

a. Kekurangan dan kelebihan Topologi Bus

Ciri: Menggunakan satu kabel utama (backbone) untuk menghubungkan semua perangkat.

Kelebihan: Sederhana, murah, cocok untuk jaringan kecil (5–7 komputer).

Kekurangan: Sulit mendeteksi kerusakan, jika kabel utama rusak seluruh jaringan terganggu.


b. Kekurangan dan Kelebihan Topologi Ring (Token Ring)

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data berjalan satu arah menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, performa baik untuk aliran data besar, mudah pelacakan kesalahan.

Kekurangan: Peka gangguan pada satu titik,  sulit dikembangkan/ubah perangkat, kinerja tergantung jumlah node.

c.Kekurangan dan Kelebihan Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke hub/switch (pusat).

Kelebihan: Kerusakan pada satu kabel tidak ganggu perangkat lain, keamanan tinggi, mudah dikelola dan diperluas.

Kekurangan: Ketergantungan pada hub/switch, butuh banyak kabel, Jika hub rusak jaringan mati.


d. Topologi Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung (dedicated link).

Kelebihan: Data langsung tanpa lewat perangkat lain, robust (gangguan di satu koneksi tidak pengaruhi lainnya), keamanan tinggi.

Kekurangan: Banyak kabel & port dibutuhkan, instalasi mahal dan rumit.

 

 

8. PERANGKAT KERAS YANG DIBUTUHKAN.

Router: Menghubungkan antar jaringan, membantu pengiriman data.

Switch: Mengarahkan lalu lintas data ke perangkat tujuan.

Access Point: Menghubungkan perangkat nirkabel ke jaringan lokal.

Kabel Jaringan: Media transmisi data untuk koneksi cepat dan stabil.

Firewall: Melindungi jaringan dari serangan luar/dalam.

9. PERANGKAT LUNAK DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET.

a. Sistem Operasi: Windows, macOS, Linux untuk manajemen file, kontrol prosesor, dll.

b. Perangkat Lunak Server: Web server, email server, database server.

c. Perangkat Lunak Keamanan: Antivirus, firewall, deteksi intrusi.

d. Manajemen Jaringan: Monitoring, deteksi masalah, konfigurasi.

 

B. INTERNET

 

1. PENGANTAR

Internet = Interconnected Network (jaringan komputer global).

Menggunakan protokol TCP/IP untuk pertukaran informasi.

Internet memungkinkan akses informasi, komunikasi sosial, bisnis, dll.

 

 

2. SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET

Berawal dari proyek ARPANET (1960-an) oleh Departemen Pertahanan AS.

Teknologi packet switching → jaringan tahan gangguan.

Tahun 1983: TCP/IP diadopsi, Internet mulai berkembang luas.

Tahun 1990-an: WWW (World Wide Web) oleh Tim Berners-Lee.

 

3. INFRASTRUKTUR JARINGAN INTERNET

Komponen penting: kabel serat optik, data center, router, switch, server.

Teknologi pendukung: satelit, kabel bawah laut, jaringan nirkabel.

Data center: pusat penyimpanan & pengolahan informasi.

 

4. MANFAAT INTERNET

Komunikasi: email, media sosial, pesan instan.

Hiburan: streaming video, musik, game online.

E-commerce: toko online, pembayaran digital.

Produktivitas: pengolah kata, presentasi.

Penyimpanan Data: cloud storage, backup.

Kesehatan: telemedicine, aplikasi kebugaran.

Pendidikan: kelas online, e-library, e-learning.

Pelayanan Publik: e-banking, e-government.

 

5. JENIS ATAU MEDIA KONEKSI INTERNET

a.  Wired/Wireline Network (Jaringan Berkabel)

Menggunakan kabel tembaga/serat optik.

Stabil dan cocok untuk rumah/kantor/industri.


 b. Wireless Network (Jaringan Nirkabel)
Jaringan yang menggunakan media gelombang radio untuk oneksi anatar anggota jaringan.

 

c. Wi-Fi

Koneksi tanpa kabel fisik, memakai gelombang radio.

1) Koneksi internet Melalui Serat Optik

Menggunakan cahaya, kecepatan tinggi & stabil.

2) Satelit

 Menjangkau daerah terpencil via antena parabola.

3) Koneksi internet menggunakan jaringan

  Menggunakan sinyal 4G/5G melalui menara seluler.

 

 

6. PERGOLONGAN JARINGAN

a. Metode Distribusi Data

1) Jaringan Terpusat (Based Network):

Komputer terminal terhubung ke komputer induk (host).

2) Jaringan terdistribusi (Distributed Network)

Jaringan yang terdiri dari beberapa komputer induk  yang terhubung dengan berbagai terminal.

 

b. Hubungan Fungsional

1) Client–Server

Server: komputer penyedia fasilitas (data, aplikasi, layanan) untuk komputer lain.

Client: komputer yang menggunakan fasilitas dari server.

Contoh: jaringan di kantor dengan satu komputer pusat sebagai server.


2) Peer-to-Peer

Tidak ada server khusus.

Semua komputer dapat menjadi client sekaligus server.

Disebut non-dedicated server.

Contoh: berbagi file langsung antar komputer di rumah.

 

7. UKURAN KECEPATAN AKSES INTERNE

Diukur berdasarkan: Bandwidth (kapasitas transfer data per detik).

 

8. SATUAN KECEPATAN AKSES INTERNET

a. byte (B) = 8 bit

b. 1 kilobyte (KB) = 1024 bytes

c. 1 kbps = 1.000 bps

d. 1 Mbps = 1.000 kbps

 

9. MACAM AKSES INTERNET

a. Dial-Up

Pakai modem dan line telepon.

Berlangganan ISP.

b. Dedicated

Biaya tetap per bulan, tidak tergantung lama pemakaian.

 

10. METODE AKSES INTERNET

a. Line Telepon/Dial up

- Modern

- Line Telepon

- Berlangganan ke ISP

- Kecepatan Melalui telepon 9,6 kbps s.d. 28,8 kbps

- Kecepatan melalui modern (ISP) 28,8 s.d. 56 kbps

 

b. TV Kabel

Pakai kabel koaksial.

Kecepatan hingga 38 Mbps.

 

 

c. GPRS (General Packet Radio Service)

Kecepatan 115 Mbps.

Biaya tergantung jumlah data.

 

d. Wi-Fi

Teknologi nirkabel.

Radius terbatas (hotspot).

Bandwidth hingga 11 Mbps.

 

C. RANGKUMAN

Jaringan Lokal Internet (LAN) adalah jaringan komputer yang menghubungkan berbagai perangkat dalam area geografis terbatas seperti rumah, sekolah, atau kantor. Jaringan ini memungkinkan perangkat untuk saling berbagi data, sumber daya seperti printer dan scanner, serta koneksi internet. Komponen utama jaringan lokal mencakup kabel jaringan, router, switch, dan access point WLAN. Router menghubungkan LAN ke jaringan lebih luas, switch mengarahkan lalu lintas data antar perangkat, dan access point memungkinkan konektivitas nirkabel. Terdapat berbagai topologi jaringan seperti Bus, Ring (Token Ring), Star, Tree, dan Mesh, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terkait biaya, keandalan, dan skalabilitas. Keamanan jaringan menjadi aspek penting, mencakup penggunaan enkripsi, firewall, antivirus, dan manajemen akses pengguna untuk mencegah serangan siber. LAN juga terbagi menjadi jenis jaringan yang lebih besar seperti MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network), yang digunakan untuk mencakup area lebih luas hingga ke level internasional. Teknologi yang digunakan dalam LAN meliputi perangkat keras seperti kabel twisted pair, fiber optic, dan coaxial, serta perangkat lunak seperti sistem operasi jaringan, software keamanan, dan manajemen jaringan. Di sisi lain, internet merupakan jaringan global antar komputer yang menggunakan protokol TCP/IP untuk menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia. Infrastruktur internet terdiri dari kabel serat optik, data center, router, switch, dan server, serta teknologi pendukung seperti satelit dan Wi-Fi. Koneksi internet dapat berbasis kabel (wired) atau nirkabel (wireless), dengan berbagai metode akses seperti dial-up, TV kabel, GPRS, dan Wi-Fi. Jaringan internet dapat diklasifikasikan berdasarkan metode distribusi data, yaitu jaringan terpusat (based network) dan jaringan terdistribusi (distributed network), serta berdasarkan hubungan fungsional seperti client-server dan peer-to-peer. Kecepatan akses internet diukur dalam satuan bandwidth seperti kbps dan Mbps, yang menggambarkan seberapa cepat data ditransfer dalam jaringan. Internet memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan, hingga layanan publik dan kesehatan. Secara keseluruhan, jaringan lokal dan internet merupakan infrastruktur penting dalam mendukung aktivitas digital di berbagai sektor, baik untuk kebutuhan individu maupun organisasi, dengan teknologi yang terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan konektivitas global.                Rangkuman INFTK  Jaringan Komputer dan Internet


A. JARINGAN LOKAL INTERNET
1. APA ITU JARINGAN LOKAL INTERNET?
Jaringan lokal internet atau sering disebut dengan LAN (Local Area Network), adalah jarring komputer yang menghubungkan berbagai perangkat digital dalam area geografis yang terbatas. Jaringan ini memungkinkan berbagai informasi, sumber daya, dan koneksi internet di antara perangkat yang terhubung. Biasanya menggunakan teknologi kabel atau nirkabel, jaringann ini juga bisa memungkinkan pengguna terhubung ke sumber daya bersama serta mengakses internet dengan mudah.

2.KOMPONEN UTAMA DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

a. KABEL JARINGAN                                                                                                                                                  merupakan komponen utama dalam jaringan lokal internet. Digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam suatu area lokal.

b. ROUTER
Berfungsi sebagai penghubung antara jaringan lokal dengan jaringan luas (WAN). Router mengatur arus data di dalam jaringan lokal internet.

c. SWITCH
Digunakan untuk mengalihkan arus data antara perangkat yang terhubung ke jaringan lokal dan membantu mengoptimalkan komunikasi data antar perangkat lokal.

d. ACCESS POINT WLAN
Memungkinkan perangkat nirkabel terhubung ke jaringan lokal internet sehingga memperluas cakupan jaringan di area tertentu.

 

3. MANFAAT JARINGAN LOKAL INTERNET

a. MEMUDAHKAN KOLABORASI
Memungkinkan berbagai perangkat di Lokasi yang sama terhubung satu sama lain, ini memudahkan kolaborasi antar perorangan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

b. OPTIMASI SUMBER DAYA
Perangkat seperti printer, scanner, dan server dapat digunakan secara bersamaan.

c. KEAMANAN DATA
Memungkinkan pengaturan keamanan data yang cermat.

d. SKALABILITAS
Organisasi dapat dengan mudah menambahkan perangkat baru ke dalam jaringan tanpa menggangu konektivitas dan performa jaringan yang ada, menambahkan fleksibilitas dan kemudahan mengembangkan infrastruktur Perusahaan.

 

4. JENIS-JENIS JARINGAN LOKAL

a. LAN (LOCAL AREA NETWORK)
menghubungkan perangkat di area geografis yang relatif kecil, seperti kantor, sekolah, atau Gedung apartemen.

b. MAN (METROPOLITAN AREA NETWORK)
Mencakup area yang lebih luas dari LAN dan biasanya digunakan untuk menghubungkan beberapa area geografis yang lebih luas di dalam kota yang sama.

c. WAN (Wide Area Network)
Jaringan Luas adalah jaringan yang mencakup area geografis yang besar, bisa mencakup sampai wilayah Internasional. WAN menghubungkan jaringan di berbagai Lokasi yang terpisah, sering menggunakan teknologi kabel serat optic dan satelit.

 

5. TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN DALAM JARINGAN LOKALM INTERNET

Perangkat Keras: Switch, router, kabel (twisted pair, fiber optic, coaxial cable).

Perangkat Lunak: Sistem operasi jaringan, protokol komunikasi, software keamanan.

Teknologi Modern: Wi-Fi untuk koneksi tanpa kabel.

 

6. KEAMANAN DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

Tujuan: Mencegah akses ilegal atau serangan cyber.

Aspek Penting:

Enkripsi data

Firewall & antivirus

Manajemen akses pengguna

Pelatihan keamanan bagi pengguna

Prinsip: Keamanan harus berkelanjutan dan berkembang mengikuti ancaman baru.

 

a. Topologi Bus

Ciri: Kabel pusat tunggal, semua perangkat terhubung di sepanjang kabel.

Kelebihan: Murah, sederhana, cocok untuk 5–7 komputer.

Kekurangan: Sulit deteksi kerusakan kabel, jika satu node rusak bisa ganggu semua.

b. Topologi Token Ring

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data dikirim menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, mudah lacak kesalahan, performa baik untuk data besar.

Kekurangan: Peka terhadap gangguan di satu titik, kaku dalam pengembangan, tergantung jumlah node.

c. Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke server/HUB.

d. Topologi Pohon

Ciri: Gabungan topologi bintang dan bus.

e. Topologi Jala/Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung, komunikasi menggunakan jalur khusus (dedicated link).

 

 

7. TOPOLOGI JARINGAN

a. Kekurangan dan kelebihan Topologi Bus

Ciri: Menggunakan satu kabel utama (backbone) untuk menghubungkan semua perangkat.

Kelebihan: Sederhana, murah, cocok untuk jaringan kecil (5–7 komputer).

Kekurangan: Sulit mendeteksi kerusakan, jika kabel utama rusak seluruh jaringan terganggu.


b. Kekurangan dan Kelebihan Topologi Ring (Token Ring)

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data berjalan satu arah menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, performa baik untuk aliran data besar, mudah pelacakan kesalahan.

Kekurangan: Peka gangguan pada satu titik,  sulit dikembangkan/ubah perangkat, kinerja tergantung jumlah node.

c.Kekurangan dan Kelebihan Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke hub/switch (pusat).

Kelebihan: Kerusakan pada satu kabel tidak ganggu perangkat lain, keamanan tinggi, mudah dikelola dan diperluas.

Kekurangan: Ketergantungan pada hub/switch, butuh banyak kabel, Jika hub rusak jaringan mati.


d. Topologi Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung (dedicated link).

Kelebihan: Data langsung tanpa lewat perangkat lain, robust (gangguan di satu koneksi tidak pengaruhi lainnya), keamanan tinggi.

Kekurangan: Banyak kabel & port dibutuhkan, instalasi mahal dan rumit.

 

 

8. PERANGKAT KERAS YANG DIBUTUHKAN.

Router: Menghubungkan antar jaringan, membantu pengiriman data.

Switch: Mengarahkan lalu lintas data ke perangkat tujuan.

Access Point: Menghubungkan perangkat nirkabel ke jaringan lokal.

Kabel Jaringan: Media transmisi data untuk koneksi cepat dan stabil.

Firewall: Melindungi jaringan dari serangan luar/dalam.

9. PERANGKAT LUNAK DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET.

a. Sistem Operasi: Windows, macOS, Linux untuk manajemen file, kontrol prosesor, dll.

b. Perangkat Lunak Server: Web server, email server, database server.

c. Perangkat Lunak Keamanan: Antivirus, firewall, deteksi intrusi.

d. Manajemen Jaringan: Monitoring, deteksi masalah, konfigurasi.

 

B. INTERNET

 

1. PENGANTAR

Internet = Interconnected Network (jaringan komputer global).

Menggunakan protokol TCP/IP untuk pertukaran informasi.

Internet memungkinkan akses informasi, komunikasi sosial, bisnis, dll.

 

 

2. SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET

Berawal dari proyek ARPANET (1960-an) oleh Departemen Pertahanan AS.

Teknologi packet switching → jaringan tahan gangguan.

Tahun 1983: TCP/IP diadopsi, Internet mulai berkembang luas.

Tahun 1990-an: WWW (World Wide Web) oleh Tim Berners-Lee.

 

3. INFRASTRUKTUR JARINGAN INTERNET

Komponen penting: kabel serat optik, data center, router, switch, server.

Teknologi pendukung: satelit, kabel bawah laut, jaringan nirkabel.

Data center: pusat penyimpanan & pengolahan informasi.

 

4. MANFAAT INTERNET

Komunikasi: email, media sosial, pesan instan.

Hiburan: streaming video, musik, game online.

E-commerce: toko online, pembayaran digital.

Produktivitas: pengolah kata, presentasi.

Penyimpanan Data: cloud storage, backup.

Kesehatan: telemedicine, aplikasi kebugaran.

Pendidikan: kelas online, e-library, e-learning.

Pelayanan Publik: e-banking, e-government.

 

5. JENIS ATAU MEDIA KONEKSI INTERNET

a.  Wired/Wireline Network (Jaringan Berkabel)

Menggunakan kabel tembaga/serat optik.

Stabil dan cocok untuk rumah/kantor/industri.


 b. Wireless Network (Jaringan Nirkabel)
Jaringan yang menggunakan media gelombang radio untuk oneksi anatar anggota jaringan.

 

c. Wi-Fi

Koneksi tanpa kabel fisik, memakai gelombang radio.

1) Koneksi internet Melalui Serat Optik

Menggunakan cahaya, kecepatan tinggi & stabil.

2) Satelit

 Menjangkau daerah terpencil via antena parabola.

3) Koneksi internet menggunakan jaringan

  Menggunakan sinyal 4G/5G melalui menara seluler.

 

 

6. PERGOLONGAN JARINGAN

a. Metode Distribusi Data

1) Jaringan Terpusat (Based Network):

Komputer terminal terhubung ke komputer induk (host).

2) Jaringan terdistribusi (Distributed Network)

Jaringan yang terdiri dari beberapa komputer induk  yang terhubung dengan berbagai terminal.

 

b. Hubungan Fungsional

1) Client–Server

Server: komputer penyedia fasilitas (data, aplikasi, layanan) untuk komputer lain.

Client: komputer yang menggunakan fasilitas dari server.

Contoh: jaringan di kantor dengan satu komputer pusat sebagai server.


2) Peer-to-Peer

Tidak ada server khusus.

Semua komputer dapat menjadi client sekaligus server.

Disebut non-dedicated server.

Contoh: berbagi file langsung antar komputer di rumah.

 

7. UKURAN KECEPATAN AKSES INTERNE

Diukur berdasarkan: Bandwidth (kapasitas transfer data per detik).

 

8. SATUAN KECEPATAN AKSES INTERNET

a. byte (B) = 8 bit

b. 1 kilobyte (KB) = 1024 bytes

c. 1 kbps = 1.000 bps

d. 1 Mbps = 1.000 kbps

 

9. MACAM AKSES INTERNET

a. Dial-Up

Pakai modem dan line telepon.

Berlangganan ISP.

b. Dedicated

Biaya tetap per bulan, tidak tergantung lama pemakaian.

 

10. METODE AKSES INTERNET

a. Line Telepon/Dial up

- Modern

- Line Telepon

- Berlangganan ke ISP

- Kecepatan Melalui telepon 9,6 kbps s.d. 28,8 kbps

- Kecepatan melalui modern (ISP) 28,8 s.d. 56 kbps

 

b. TV Kabel

Pakai kabel koaksial.

Kecepatan hingga 38 Mbps.

 

 

c. GPRS (General Packet Radio Service)

Kecepatan 115 Mbps.

Biaya tergantung jumlah data.

 

d. Wi-Fi

Teknologi nirkabel.

Radius terbatas (hotspot).

Bandwidth hingga 11 Mbps.

 

C. RANGKUMAN

Jaringan Lokal Internet (LAN) adalah jaringan komputer yang menghubungkan berbagai perangkat dalam area geografis terbatas seperti rumah, sekolah, atau kantor. Jaringan ini memungkinkan perangkat untuk saling berbagi data, sumber daya seperti printer dan scanner, serta koneksi internet. Komponen utama jaringan lokal mencakup kabel jaringan, router, switch, dan access point WLAN. Router menghubungkan LAN ke jaringan lebih luas, switch mengarahkan lalu lintas data antar perangkat, dan access point memungkinkan konektivitas nirkabel. Terdapat berbagai topologi jaringan seperti Bus, Ring (Token Ring), Star, Tree, dan Mesh, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terkait biaya, keandalan, dan skalabilitas. Keamanan jaringan menjadi aspek penting, mencakup penggunaan enkripsi, firewall, antivirus, dan manajemen akses pengguna untuk mencegah serangan siber. LAN juga terbagi menjadi jenis jaringan yang lebih besar seperti MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network), yang digunakan untuk mencakup area lebih luas hingga ke level internasional. Teknologi yang digunakan dalam LAN meliputi perangkat keras seperti kabel twisted pair, fiber optic, dan coaxial, serta perangkat lunak seperti sistem operasi jaringan, software keamanan, dan manajemen jaringan. Di sisi lain, internet merupakan jaringan global antar komputer yang menggunakan protokol TCP/IP untuk menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia. Infrastruktur internet terdiri dari kabel serat optik, data center, router, switch, dan server, serta teknologi pendukung seperti satelit dan Wi-Fi. Koneksi internet dapat berbasis kabel (wired) atau nirkabel (wireless), dengan berbagai metode akses seperti dial-up, TV kabel, GPRS, dan Wi-Fi. Jaringan internet dapat diklasifikasikan berdasarkan metode distribusi data, yaitu jaringan terpusat (based network) dan jaringan terdistribusi (distributed network), serta berdasarkan hubungan fungsional seperti client-server dan peer-to-peer. Kecepatan akses internet diukur dalam satuan bandwidth seperti kbps dan Mbps, yang menggambarkan seberapa cepat data ditransfer dalam jaringan. Internet memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan, hingga layanan publik dan kesehatan. Secara keseluruhan, jaringan lokal dan internet merupakan infrastruktur penting dalam mendukung aktivitas digital di berbagai sektor, baik untuk kebutuhan individu maupun organisasi, dengan teknologi yang terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan konektivitas global.                Rangkuman INFTK  Jaringan Komputer dan Internet


A. JARINGAN LOKAL INTERNET
1. APA ITU JARINGAN LOKAL INTERNET?
Jaringan lokal internet atau sering disebut dengan LAN (Local Area Network), adalah jarring komputer yang menghubungkan berbagai perangkat digital dalam area geografis yang terbatas. Jaringan ini memungkinkan berbagai informasi, sumber daya, dan koneksi internet di antara perangkat yang terhubung. Biasanya menggunakan teknologi kabel atau nirkabel, jaringann ini juga bisa memungkinkan pengguna terhubung ke sumber daya bersama serta mengakses internet dengan mudah.

2.KOMPONEN UTAMA DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

a. KABEL JARINGAN                                                                                                                                                  merupakan komponen utama dalam jaringan lokal internet. Digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam suatu area lokal.

b. ROUTER
Berfungsi sebagai penghubung antara jaringan lokal dengan jaringan luas (WAN). Router mengatur arus data di dalam jaringan lokal internet.

c. SWITCH
Digunakan untuk mengalihkan arus data antara perangkat yang terhubung ke jaringan lokal dan membantu mengoptimalkan komunikasi data antar perangkat lokal.

d. ACCESS POINT WLAN
Memungkinkan perangkat nirkabel terhubung ke jaringan lokal internet sehingga memperluas cakupan jaringan di area tertentu.

 

3. MANFAAT JARINGAN LOKAL INTERNET

a. MEMUDAHKAN KOLABORASI
Memungkinkan berbagai perangkat di Lokasi yang sama terhubung satu sama lain, ini memudahkan kolaborasi antar perorangan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

b. OPTIMASI SUMBER DAYA
Perangkat seperti printer, scanner, dan server dapat digunakan secara bersamaan.

c. KEAMANAN DATA
Memungkinkan pengaturan keamanan data yang cermat.

d. SKALABILITAS
Organisasi dapat dengan mudah menambahkan perangkat baru ke dalam jaringan tanpa menggangu konektivitas dan performa jaringan yang ada, menambahkan fleksibilitas dan kemudahan mengembangkan infrastruktur Perusahaan.

 

4. JENIS-JENIS JARINGAN LOKAL

a. LAN (LOCAL AREA NETWORK)
menghubungkan perangkat di area geografis yang relatif kecil, seperti kantor, sekolah, atau Gedung apartemen.

b. MAN (METROPOLITAN AREA NETWORK)
Mencakup area yang lebih luas dari LAN dan biasanya digunakan untuk menghubungkan beberapa area geografis yang lebih luas di dalam kota yang sama.

c. WAN (Wide Area Network)
Jaringan Luas adalah jaringan yang mencakup area geografis yang besar, bisa mencakup sampai wilayah Internasional. WAN menghubungkan jaringan di berbagai Lokasi yang terpisah, sering menggunakan teknologi kabel serat optic dan satelit.

 

5. TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN DALAM JARINGAN LOKALM INTERNET

Perangkat Keras: Switch, router, kabel (twisted pair, fiber optic, coaxial cable).

Perangkat Lunak: Sistem operasi jaringan, protokol komunikasi, software keamanan.

Teknologi Modern: Wi-Fi untuk koneksi tanpa kabel.

 

6. KEAMANAN DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET

Tujuan: Mencegah akses ilegal atau serangan cyber.

Aspek Penting:

Enkripsi data

Firewall & antivirus

Manajemen akses pengguna

Pelatihan keamanan bagi pengguna

Prinsip: Keamanan harus berkelanjutan dan berkembang mengikuti ancaman baru.

 

a. Topologi Bus

Ciri: Kabel pusat tunggal, semua perangkat terhubung di sepanjang kabel.

Kelebihan: Murah, sederhana, cocok untuk 5–7 komputer.

Kekurangan: Sulit deteksi kerusakan kabel, jika satu node rusak bisa ganggu semua.

b. Topologi Token Ring

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data dikirim menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, mudah lacak kesalahan, performa baik untuk data besar.

Kekurangan: Peka terhadap gangguan di satu titik, kaku dalam pengembangan, tergantung jumlah node.

c. Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke server/HUB.

d. Topologi Pohon

Ciri: Gabungan topologi bintang dan bus.

e. Topologi Jala/Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung, komunikasi menggunakan jalur khusus (dedicated link).

 

 

7. TOPOLOGI JARINGAN

a. Kekurangan dan kelebihan Topologi Bus

Ciri: Menggunakan satu kabel utama (backbone) untuk menghubungkan semua perangkat.

Kelebihan: Sederhana, murah, cocok untuk jaringan kecil (5–7 komputer).

Kekurangan: Sulit mendeteksi kerusakan, jika kabel utama rusak seluruh jaringan terganggu.


b. Kekurangan dan Kelebihan Topologi Ring (Token Ring)

Ciri: Perangkat terhubung melingkar, data berjalan satu arah menggunakan “token”.

Kelebihan: Tidak ada tabrakan data, performa baik untuk aliran data besar, mudah pelacakan kesalahan.

Kekurangan: Peka gangguan pada satu titik,  sulit dikembangkan/ubah perangkat, kinerja tergantung jumlah node.

c.Kekurangan dan Kelebihan Topologi Star

Ciri: Semua perangkat terhubung ke hub/switch (pusat).

Kelebihan: Kerusakan pada satu kabel tidak ganggu perangkat lain, keamanan tinggi, mudah dikelola dan diperluas.

Kekurangan: Ketergantungan pada hub/switch, butuh banyak kabel, Jika hub rusak jaringan mati.


d. Topologi Mesh

Ciri: Semua perangkat saling terhubung langsung (dedicated link).

Kelebihan: Data langsung tanpa lewat perangkat lain, robust (gangguan di satu koneksi tidak pengaruhi lainnya), keamanan tinggi.

Kekurangan: Banyak kabel & port dibutuhkan, instalasi mahal dan rumit.

 

 

8. PERANGKAT KERAS YANG DIBUTUHKAN.

Router: Menghubungkan antar jaringan, membantu pengiriman data.

Switch: Mengarahkan lalu lintas data ke perangkat tujuan.

Access Point: Menghubungkan perangkat nirkabel ke jaringan lokal.

Kabel Jaringan: Media transmisi data untuk koneksi cepat dan stabil.

Firewall: Melindungi jaringan dari serangan luar/dalam.

9. PERANGKAT LUNAK DALAM JARINGAN LOKAL INTERNET.

a. Sistem Operasi: Windows, macOS, Linux untuk manajemen file, kontrol prosesor, dll.

b. Perangkat Lunak Server: Web server, email server, database server.

c. Perangkat Lunak Keamanan: Antivirus, firewall, deteksi intrusi.

d. Manajemen Jaringan: Monitoring, deteksi masalah, konfigurasi.

 

B. INTERNET

 

1. PENGANTAR

Internet = Interconnected Network (jaringan komputer global).

Menggunakan protokol TCP/IP untuk pertukaran informasi.

Internet memungkinkan akses informasi, komunikasi sosial, bisnis, dll.

 

 

2. SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET

Berawal dari proyek ARPANET (1960-an) oleh Departemen Pertahanan AS.

Teknologi packet switching → jaringan tahan gangguan.

Tahun 1983: TCP/IP diadopsi, Internet mulai berkembang luas.

Tahun 1990-an: WWW (World Wide Web) oleh Tim Berners-Lee.

 

3. INFRASTRUKTUR JARINGAN INTERNET

Komponen penting: kabel serat optik, data center, router, switch, server.

Teknologi pendukung: satelit, kabel bawah laut, jaringan nirkabel.

Data center: pusat penyimpanan & pengolahan informasi.

 

4. MANFAAT INTERNET

Komunikasi: email, media sosial, pesan instan.

Hiburan: streaming video, musik, game online.

E-commerce: toko online, pembayaran digital.

Produktivitas: pengolah kata, presentasi.

Penyimpanan Data: cloud storage, backup.

Kesehatan: telemedicine, aplikasi kebugaran.

Pendidikan: kelas online, e-library, e-learning.

Pelayanan Publik: e-banking, e-government.

 

5. JENIS ATAU MEDIA KONEKSI INTERNET

a.  Wired/Wireline Network (Jaringan Berkabel)

Menggunakan kabel tembaga/serat optik.

Stabil dan cocok untuk rumah/kantor/industri.


 b. Wireless Network (Jaringan Nirkabel)
Jaringan yang menggunakan media gelombang radio untuk oneksi anatar anggota jaringan.

 

c. Wi-Fi

Koneksi tanpa kabel fisik, memakai gelombang radio.

1) Koneksi internet Melalui Serat Optik

Menggunakan cahaya, kecepatan tinggi & stabil.

2) Satelit

 Menjangkau daerah terpencil via antena parabola.

3) Koneksi internet menggunakan jaringan

  Menggunakan sinyal 4G/5G melalui menara seluler.

 

 

6. PERGOLONGAN JARINGAN

a. Metode Distribusi Data

1) Jaringan Terpusat (Based Network):

Komputer terminal terhubung ke komputer induk (host).

2) Jaringan terdistribusi (Distributed Network)

Jaringan yang terdiri dari beberapa komputer induk  yang terhubung dengan berbagai terminal.

 

b. Hubungan Fungsional

1) Client–Server

Server: komputer penyedia fasilitas (data, aplikasi, layanan) untuk komputer lain.

Client: komputer yang menggunakan fasilitas dari server.

Contoh: jaringan di kantor dengan satu komputer pusat sebagai server.


2) Peer-to-Peer

Tidak ada server khusus.

Semua komputer dapat menjadi client sekaligus server.

Disebut non-dedicated server.

Contoh: berbagi file langsung antar komputer di rumah.

 

7. UKURAN KECEPATAN AKSES INTERNE

Diukur berdasarkan: Bandwidth (kapasitas transfer data per detik).

 

8. SATUAN KECEPATAN AKSES INTERNET

a. byte (B) = 8 bit

b. 1 kilobyte (KB) = 1024 bytes

c. 1 kbps = 1.000 bps

d. 1 Mbps = 1.000 kbps

 

9. MACAM AKSES INTERNET

a. Dial-Up

Pakai modem dan line telepon.

Berlangganan ISP.

b. Dedicated

Biaya tetap per bulan, tidak tergantung lama pemakaian.

 

10. METODE AKSES INTERNET

a. Line Telepon/Dial up

- Modern

- Line Telepon

- Berlangganan ke ISP

- Kecepatan Melalui telepon 9,6 kbps s.d. 28,8 kbps

- Kecepatan melalui modern (ISP) 28,8 s.d. 56 kbps

 

b. TV Kabel

Pakai kabel koaksial.

Kecepatan hingga 38 Mbps.

 

 

c. GPRS (General Packet Radio Service)

Kecepatan 115 Mbps.

Biaya tergantung jumlah data.

 

d. Wi-Fi

Teknologi nirkabel.

Radius terbatas (hotspot).

Bandwidth hingga 11 Mbps.

 

C. RANGKUMAN

Jaringan Lokal Internet (LAN) adalah jaringan komputer yang menghubungkan berbagai perangkat dalam area geografis terbatas seperti rumah, sekolah, atau kantor. Jaringan ini memungkinkan perangkat untuk saling berbagi data, sumber daya seperti printer dan scanner, serta koneksi internet. Komponen utama jaringan lokal mencakup kabel jaringan, router, switch, dan access point WLAN. Router menghubungkan LAN ke jaringan lebih luas, switch mengarahkan lalu lintas data antar perangkat, dan access point memungkinkan konektivitas nirkabel. Terdapat berbagai topologi jaringan seperti Bus, Ring (Token Ring), Star, Tree, dan Mesh, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terkait biaya, keandalan, dan skalabilitas. Keamanan jaringan menjadi aspek penting, mencakup penggunaan enkripsi, firewall, antivirus, dan manajemen akses pengguna untuk mencegah serangan siber. LAN juga terbagi menjadi jenis jaringan yang lebih besar seperti MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network), yang digunakan untuk mencakup area lebih luas hingga ke level internasional. Teknologi yang digunakan dalam LAN meliputi perangkat keras seperti kabel twisted pair, fiber optic, dan coaxial, serta perangkat lunak seperti sistem operasi jaringan, software keamanan, dan manajemen jaringan. Di sisi lain, internet merupakan jaringan global antar komputer yang menggunakan protokol TCP/IP untuk menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia. Infrastruktur internet terdiri dari kabel serat optik, data center, router, switch, dan server, serta teknologi pendukung seperti satelit dan Wi-Fi. Koneksi internet dapat berbasis kabel (wired) atau nirkabel (wireless), dengan berbagai metode akses seperti dial-up, TV kabel, GPRS, dan Wi-Fi. Jaringan internet dapat diklasifikasikan berdasarkan metode distribusi data, yaitu jaringan terpusat (based network) dan jaringan terdistribusi (distributed network), serta berdasarkan hubungan fungsional seperti client-server dan peer-to-peer. Kecepatan akses internet diukur dalam satuan bandwidth seperti kbps dan Mbps, yang menggambarkan seberapa cepat data ditransfer dalam jaringan. Internet memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari komunikasi, hiburan, pendidikan, hingga layanan publik dan kesehatan. Secara keseluruhan, jaringan lokal dan internet merupakan infrastruktur penting dalam mendukung aktivitas digital di berbagai sektor, baik untuk kebutuhan individu maupun organisasi, dengan teknologi yang terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan konektivitas global.








              

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Technology for New Era: Dari Dompet ke Digital Wallet, Transformasi Gaya Hidup dengan E-wallet

Dive Into the Future: Saat Pelajar Bertemu Dunia Teknologi di Indocomtech 2025

Belajar Coding dan Kecerdasan Buatan (AI)