RANGKUMAN INFTK BAB 3: DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA INTERNET

 

RANGKUMAN INFTK BAB 3: DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA INTERNET

 

A. Perkembangan Internet

Internet sudah menjadi bagian penting kehidupan sehari-hari. Menurut APJII tahun 2023, pengguna internet di Indonesia lebih dari 215 juta orang. Salah satu penggunaan terbesar internet adalah untuk aplikasi percakapan.


B. Pengertian Aplikasi Percakapan

Aplikasi percakapan adalah sarana komunikasi yang menghubungkan orang tanpa batas wilayah. Bentuknya bisa berupa teks, suara, maupun video. Digunakan oleh hampir semua orang karena efektif dan efisien.


C. Jenis Percakapan

- Percakapan 2 orang (teks, suara, video).
- Percakapan lebih dari 2 orang (grup).

1. Format Aplikasi Percakapan

- Teks: pesan tulisan yang dikirim ke penerima.

- Panggilan Suara: komunikasi langsung lewat suara (misalnya WhatsApp Call).

- Video Call: komunikasi tatap muka lewat video, bisa untuk 2 orang atau banyak (contoh Zoom Meeting).

 

2. Contoh Aplikasi Percakapan Populer

 

a. WhatsApp: berbagi pesan, file, foto, video, status, voice note, call, video call, grup, broadcast, enkripsi end-to-end, dan berbagai fitur tambahan.

Setelan dasar: akun (nama, foto, status), privasi, avatar, chat (tema, wallpaper, font, backup pesan), notifikasi, penyimpanan & data, bahasa aplikasi, bantuan.

 

b. Telegram: berbasis cloud, mendukung grup besar, channel, bot, stiker & GIF, penyimpanan besar (hingga 1,5 GB per file), multi-platform.

Setelan: data & storage bisa dinonaktifkan untuk hemat data, serta pengaturan notifikasi & tampilan.

 

c. Zoom: aplikasi konferensi video berbasis cloud, populer saat pandemi Covid-19 untuk pendidikan, rapat, seminar, workshop, dan kebutuhan komunikasi jarak jauh. Fitur utama: Video & audio HD, alat kolaborasi (share screen & catatan), keamanan end-to-end, rekaman & transkrip, fitur penjadwalan.

Pengaturan (Host/Admin):

Security: password meeting, waiting room, pilih partisipan, hanya pengguna terotentikasi, embed password, dll.

Schedule Meeting: atur video host/partisipan, tipe audio, join before host, penggunaan Personal Meeting ID (PMI).

 

d. Google Meet

Fitur: Panggilan audio/video hingga 720p, terenkripsi, akses via browser & aplikasi, integrasi Google Kalender & Kontak, berbagi layar, integrasi dengan whiteboard.

 

e. Facebook Messenger

Fitur: Chat teks, suara, gambar, video call, kirim uang, main game.

 

f. LINE

Fitur: Chat teks, suara, gambar, video call, stiker lucu & menarik.

 

g.  WeChat

Fitur: Chat teks, suara, gambar, video call, pembayaran & e-commerce.

Instagram Direct

Fitur: Chat teks, suara, gambar, berbagi cerita/foto, bermain game.

 

3. Inti Penting

- Semua aplikasi mendukung komunikasi teks, suara, gambar, atau video.

- Zoom & Google Meet lebih kuat untuk rapat/kelas online.

- Messenger, LINE, WeChat, Instagram Direct lebih ke arah chat sosial dengan tambahan fitur hiburan & pembayaran.

- Pengaturan dasar aplikasi percakapan penting untuk mengatur privasi, menghemat data, dan mengoptimalkan penggunaan.

 

D. Setelan Mendasar Aplikasi Percakapan

Permasalahan: pesan lambat, tidak terkirim, atau informasi tidak muncul tepat waktu.


Solusi:

1. Kenali kelebihan dan kekurangan aplikasi chat.

2. Perbarui aplikasi secara berkala.

3. Nonaktifkan fitur yang tidak diinginkan.

 

 

 

1. Pengaturan WhatsApp

 Langkah-langkah optimasi WhatsApp:

- Buka Setelan → pilih Penyimpanan dan Data → atur agar media tidak otomatis terunduh ketika pakai data seluler.

- Nonaktifkan unduhan otomatis untuk menghemat data dan mempercepat akses.


 Setelan WhatsApp:

a. Akun: privasi, keamanan, verifikasi dua langkah.

b. Privasi: kontrol siapa yang bisa lihat info pribadi.

c. Avatar: buat avatar untuk foto profil/stiker.

d. Chat: ubah tema, wallpaper, font, backup pesan.

e. Notifikasi: pengaturan pemberitahuan.

f. Penyimpanan dan Data: kontrol penggunaan data.

g. Bahasa Aplikasi: ubah bahasa.

h. Bantuan: info & pusat bantuan.

 

2. Pengaturan Telegram

- Akses Settings → Data and Storage → nonaktifkan unduhan otomatis.


3. Zoom Meeting

Pengaturan untuk Host/Admin (via browser zoom.us):

Menu utama Settings dibagi menjadi:



 

Security
- Wajibkan password untuk meeting baru, instant meeting, dan personal meeting ID.

- Aktifkan Waiting Room.

- Pilih peserta yang boleh masuk ruang tunggu.

- Embed password di link undangan.

- Batasi hanya pengguna yang terautentikasi.


Schedule Meeting
-
Atur host video, participant video, audio type.

- Izinkan join sebelum host.

- Gunakan Personal Meeting ID (PMI).

- Aktifkan mute peserta saat masuk.

- Reminder meeting.

 

In Meeting (Basic)
-
Enkripsi, chat (aktif/nonaktif), private chat.

- Auto saving chat.

- Sound notifications, file transfer.

- Tambah co-host, polling, kontrol toolbar.

- Screen sharing & kontrol siapa yang bisa share.

- Whiteboard, annotation, remote control.

- Izinkan peserta rename diri.

- Sembunyikan foto profil.

 

 

 

In Meeting (Advanced)
-
Laporan peserta, breakout rooms.

- Remote support, closed captioning, save captions.

- Virtual background, group HD video.

- Identifikasi tamu, auto-answer chat.

- Pilih audio stereo, original sound.

- Pilih region data center untuk meeting.

 

Setelan Zoom: General, Video, Audio, Share Screen
Zoom memiliki beragam fitur pengaturan. Pada menu General, pengguna dapat mengatur aplikasi mulai dari tampilan awal, penggunaan dual monitor, layar penuh, hingga salinan tautan undangan otomatis. Menu Video memungkinkan pengguna menyesuaikan kamera, rasio gambar, kualitas tampilan, serta fitur tambahan seperti mirror video dan touch up my appearance. Pada menu Audio, pengguna bisa menguji perangkat audio, mengatur volume mikrofon dan speaker, serta memilih tingkat peredaman kebisingan. Fitur Share Screen memungkinkan pengguna mengatur tampilan berbagi layar, memilih aplikasi yang ingin ditampilkan, dan menentukan ukuran jendela saat presentasi. Semua fitur ini mendukung kelancaran rapat virtual.

 

E. Simbol dalam Aplikasi Percakapan & Refleksi

Selain pengaturan teknis, aplikasi percakapan memperkaya komunikasi dengan simbol visual berupa emoticon atau emoji. Simbol ini membantu mengekspresikan perasaan, namun berpotensi menimbulkan salah tafsir. Misalnya, emoji tersenyum dengan lingkaran biru bisa diartikan berbeda oleh penerima. Karena itu, pengguna perlu memahami makna simbol sebelum menggunakannya. Pada bagian refleksi, siswa diajak merenungkan pemahaman tentang aplikasi percakapan, etika berkomunikasi, penggunaan simbol, serta kesadaran dalam menyaring informasi sebelum membagikan kepada orang lain.

 

 

 

F. Kelebihan, Tantangan, dan Etika

Setiap aplikasi memiliki keunggulan: WhatsApp praktis dan lintas platform, Telegram gratis berbasis cloud, Zoom unggul dalam konferensi video, sedangkan Google Meet mendukung pembelajaran daring. Line dan WeChat populer di Asia dengan tambahan stiker dan layanan pembayaran. Instagram Direct memungkinkan pesan pribadi terintegrasi dengan media sosial. Namun, tantangan utama adalah penyebaran hoaks. Untuk mengatasinya, pengguna perlu memverifikasi informasi sebelum menyebarkan. Selain itu, etika komunikasi harus diperhatikan, misalnya berbicara sopan kepada guru atau orang yang lebih tua, serta tidak menyalahgunakan simbol atau pesan yang bisa menimbulkan salah paham.

 

G. Rangkuman

1. Pengertian dan Peran Aplikasi Percakapan
Aplikasi percakapan adalah sarana komunikasi digital yang menghubungkan dua orang atau lebih tanpa batas ruang dan waktu. Cara ini lebih efisien dibanding komunikasi tradisional karena cepat, murah, dan praktis. Data Hootsuite dan We Are Social (Oktober 2020) menunjukkan aplikasi paling populer adalah WhatsApp, disusul Facebook Messenger, WeChat, QQ, Snapchat, dan Telegram. Aplikasi percakapan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu percakapan dua orang (personal chat) dan percakapan kelompok (group chat).


2. Format dan Jenis Aplikasi Percakapan

Format komunikasi dalam aplikasi percakapan meliputi teks, panggilan suara, dan panggilan video. Beberapa aplikasi populer yang digunakan di Indonesia:

 

- WhatsApp: aplikasi lintas platform untuk bertukar pesan menggunakan data internet.

- Telegram: aplikasi pesan berbasis cloud, gratis, dan nonkomersial.

- Zoom: aplikasi konferensi video berbasis cloud dengan fitur perekaman.

- Google Meet: aplikasi video conference yang mendukung pembelajaran daring dan pertemuan online.

- Facebook Messenger: terhubung dengan Facebook, mendukung teks, suara, video, serta fitur tambahan.

- Line: populer di Asia, menyediakan pesan teks, suara, gambar, panggilan, dan stiker lucu.

- WeChat: populer di Tiongkok, mirip Line, dilengkapi fitur pembayaran dan e-commerce.

- Instagram Direct: bagian dari Instagram, mendukung teks, suara, gambar, serta berbagi cerita/foto.

 

3. Setelan Dasar dan Penggunaan Emoji

Agar nyaman, aplikasi percakapan perlu disesuaikan melalui setelan mendasar seperti profil, notifikasi, hingga pengaturan audio/video. Selain teks, komunikasi diperkaya dengan emoji atau emoticon. Namun pengguna perlu memahami arti simbol agar tidak salah tafsir. Salah penggunaan emoji dapat menimbulkan salah paham dalam percakapan.

 

4. Tantangan: Hoaks dan Informasi Salah

Aplikasi percakapan sering digunakan untuk menyebarkan berita bohong (hoaks). Untuk menghindarinya, diperlukan langkah:

- Verifikasi sebelum membagikan.

- Mengecek fakta.

- Mempertimbangkan urgensi serta manfaat.

Pemerintah memang berperan memberantas hoaks, namun masyarakat juga wajib aktif sebagai hoax buster. Hal ini penting karena aplikasi percakapan bersifat privat dan sulit dipantau, berbeda dengan media sosial publik seperti Facebook atau Twitter.

 

5. Etika dalam Menggunakan Aplikasi Percakapan

Etika komunikasi digital perlu diperhatikan agar percakapan berjalan sehat. Misalnya:

Menjaga kesopanan saat berbicara dengan guru, orang tua, atau teman.

Menghindari kata-kata kasar, singkatan berlebihan, atau simbol yang menyinggung.

Menggunakan aplikasi sesuai fungsi, bukan untuk menyebarkan kebohongan atau menyinggung orang lain.

6. Kesimpulan

Aplikasi percakapan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan yang ditawarkan, mulai dari mengirim teks, suara, gambar, hingga melakukan panggilan video, menjadikannya sebagai alat komunikasi utama di era digital. Keunggulan utama aplikasi ini adalah fleksibilitas yang memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung kapan saja dan di mana saja, tanpa harus terbatas oleh ruang dan waktu.

Selain sebagai sarana komunikasi pribadi, aplikasi percakapan juga berperan besar dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun bisnis. Misalnya, Zoom dan Google Meet sangat mendukung pembelajaran daring dan pertemuan jarak jauh, sementara WhatsApp dan Telegram memudahkan koordinasi kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi percakapan bukan hanya alat untuk berbincang, tetapi juga sarana produktivitas yang krusial.

Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan, terutama terkait penyebaran berita palsu atau hoaks. Tanpa sikap kritis, pengguna dapat dengan mudah menjadi korban atau bahkan penyebar informasi yang salah. Oleh karena itu, keterampilan digital seperti verifikasi informasi, cek fakta, dan bijak dalam membagikan pesan menjadi kemampuan yang wajib dimiliki setiap pengguna.

Selain itu, etika komunikasi digital tidak boleh diabaikan. Menjaga kesopanan, memilih kata yang tepat, serta memahami konteks penggunaan emoji sangat penting agar percakapan tidak menimbulkan salah paham atau konflik. Etika ini tidak hanya berlaku untuk percakapan dengan guru atau orang tua, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari dengan teman sebaya.

Dengan memanfaatkan aplikasi percakapan secara bijak, masyarakat dapat memperoleh manfaat maksimal: komunikasi yang lancar, hubungan sosial yang lebih erat, peningkatan produktivitas, serta dukungan terhadap kegiatan belajar dan bekerja. Sebaliknya, tanpa kesadaran dan etika, aplikasi ini bisa menimbulkan masalah seperti salah paham, konflik, hingga penyebaran hoaks yang merugikan banyak pihak.














Comments

  1. wow sangat bagus dan menarik ilmu pendidikanπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  2. saya sangat terinspirasi blog ini sangat bagus dan menarik, aku suka

    ReplyDelete
  3. artikel ini sangat menambah wawasan!

    ReplyDelete
  4. artikel ini keren dan bermanfaat, saya suka!

    ReplyDelete
  5. Artikel ini sangat bermanfaat, gampang dipahami,sekaligus mendapat pengetahuan yang mendalam

    ReplyDelete
  6. Artikel ini sangat menarik dan bermanfaat

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. saya menyukai artikel ini karena sangat informatif

    ReplyDelete

Post a Comment